Jaga kebersihan kandang dan bak pasir

Bersihkan kandang dengan cairan pembersih. Caranya dengan dilarutkan kedalam air terlebih dahulu. Setelah itu semprotkan cairan ke seluruh kandang dan di pel hingga bersih. Biarkan kering terlebih dahulu, baru kucing – kucing di masukkan kembali kedalam kandang. Bak pasir perlu di cek. Secara naluri, kucing akan mengubur kotorannya sendiri.Untuk kucing yang sehat, dia akan rutin buang air besar dan kecil setiap harinya dengan intensitas dan bentuk yang normal. Oleh karena itu, sangat baik jika satu kucing, memiliki satu bak pasir miliknya sendiri sehingga kita mudah untuk mengontrolnya. Isi bak kotoran dengan pasir yang cukup.

Perhatikan makan dan minuman kucing

Ganti setiap hari tempat makan dan minumnya pastikan dalam kondisi yang bersih. Untuk air minum, gunakan air matang untuk menghindari resiko diare pada kucing persia kesayangan kita.

Obesitas pada kucing bisa dihindari dengan pemberian takaran makanan yang tepat . Pola makan kucing adalah sedikit tapi berulang kali. Jadi ada baiknya kita tidak langsung memberikan makanan dalam porsi yang sekaligus banyak. Karena pakan kering yang sudah lembab biasanya tidak terlalu diminati lagi oleh kucing. Kucing yang mengandalkan indra penciumannya lebih memilih makan yang segar, kering dan berbau harum.

Jaga kebersihan mata, hidung, telinga, dan sering potong kuku

Banyak kucing Persia memiliki masalah dengan saluran air mata mereka. Kucing dengan masalah ini cenderung banyak mengeluarkan air mata. Jika ini yang terjadi, pastikan untuk membeli tisu mata yang sesuai untuk membersihkan mata dan daerah hidung kucing Persia Anda. Hidung yang jarang dibersihkan bisa saja tersumbat sehingga kucing menjadi kesulitan bernapas. Merawat dan membersihkan telinga kucing persia juga harus dilakukan rutin, minimal setiap hari kita cek apakah telinganya dalam keadaan bersih atau banyak terdapat earmite. Kuku kucing jika dibiarkan akan meruncing dan tajam. Perawatan dengan memotongnya perlu dilakukan, biasanya dalam dua minggu setelah pemotongan terakhir kuku kucing sudah mulai panjang dan meruncing kembali.

Lakukan vaksinasi, obat cacing, kontrol ke dokter hewan secara rutin

Vaksinasi wajib dilakukan untuk mencegah virus berbahaya menjangkit kucing kita. Idealnya, vaksin pertama dilakukan ketika kucing sudah berusia dua bulan dengan berat badan yang cukup dan kesehatan yang baik. Vaksin kedua merupakan booster/ penguatan dari vaksin pertama, dilakukan sebulan setelah vaksin pertama. Dan untuk selanjutnya kucing wajib vaksin setiap tahun nya.

Jangan lupa untuk memberikan obat cacing bagi kucing kita. Terkadang kucing yang cacingan tidak terdeteksi oleh kita, dan kemudian kita baru mengetahuinya setelah cacing-cacing keluar dari kotoran si kucing. Hal yang demikian bisa dikatakan cukup terlambat. Jadi kita harus mencegahnya dengan rutin memberikan obat cacing . Pemberian obat cacing biasanya dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pastikan kucing dalam kondisi sehat ketika memberikan obat cacing.

sumber:

http://www.amazine.co/10930/tips-memelihara-kucing-persia-9-cara-merawat-kucing-persia/

http://prabucats.blogspot.com/2014/03/8-cara-mudah-merawat-kucing-persia.html

Advertisements