THE LITTLE WORLD OF MINE

Monthly Archives: March 2015

  1. Pastikan untuk memilih karakter, tempat, atau benda yang bermakna. Sebelum kamu memulai paragrafmu, kamu harus memilih sesuatu yang pantas untuk dideskripsikan. Jika kamu ingin mendeskripsikan suatu karakter, pastikan karakter tersebut menarik. Jika kamu ingin mendeskripsikan sebuah benda, pastikan benda itu memiliki arti yang dalam sehingga pantas untuk ditulis. Jika kamu memilih sebuah tempat, pastikan kamu dapat mendeskripsikannya dengan cara yang unik yang dapat menangkap perhatian para pembaca.
  2. Perkenalkan karakter, tempat, atau benda yang kamu deskripsikan. Jika kamu ingin mendapatkan perhatian pembacamu, kamu harus membuat mereka mengetahui hal-hal yang kamu deskripsikan sesegera mungkin dan tidak membuat mereka menebak-nebak.
  3. Libatkan indera penglihatan para pembaca. Kamu bisa memulai dengan hal-hal yang bisa dilihat para pembaca dan melalui indera penglihatan mereka, memperkenalkan benda yang dideskripsikan. Karena penglihatan adalah indera yang paling membantu, paragraf deskriptif yang baik harus menceritakan hal-hal yang ingin digambarkan oleh penulis. Menggunakan kata-kata sifat yang jelas untuk mengilustrasikan adegan, momen, pengalaman, atau benda kepada pembaca, akan memberikan gambaran visual dalam pikiran para pembaca. Perlu diingat bahwa memang kata-kata sifat bisa menyampaikan suatu gambaran, tetapi menggunakannya terlalu sering bisa membuat tulisanmu menjadi membosankan dan terlalu tegang
  4. Deskripsikan bau dan rasa yang mungkin untuk dideskripsikan. Pikirkan cara untuk mendeskripsikan topik, adegan, atau momen kepada pembaca yang dapat dirasakan dengan indera penciuman dan pengecap. Paragraf deskriptif yang baik membuat pembacanya merasa mengalami hal-hal yang dibacanya, tidak hanya sekedar membaca saja. Masukkan satu atau dua kalimat tentang bau benda yang kamu deskripsikan dan gunakan kata-kata sifat yang jelas untuk menyampaikan bau benda itu kepada pembaca. Rasanya enak tidak akan mampu memberikan pengalaman spesifik kepada pembacamu. Akan tetapi, Rasanya seperti pie apel Nenek saat baru saja selesai dibuat dan bergelembung di pinggirannya – renyah, nikmat, dan manis membantu mendeskripsikan rasa benda yang kamu deskripsikan dengan jelas. Tentu saja, tidak semua yang kamu deskripsikan akan memiliki rasa atau bau yang relevan; jika benda itu memilik rasa atau bau, akan lebih baik untuk mendeskripsikannya.
  5. Deskripsikan perasaan akan suatu momen atau tentang suatu benda. Sambil menulis paragraf, tulislah satu atau dua kalimat tentang pengalaman yang kamu rasakan. Apakah yang kamu ingat saat kamu membayangkan tanganmu meraba permukaannya atau merasakan perasaan geli saat benda itu menuruni punggungmu? Bagaimana reaksimu pada saat itu? Sekali lagi, gunakan kata-kata sifat deskriptif untuk mendeskripsikan hal-hal yang kamu rasakan pada saat itu. Hindari menggunakan kalimat umum seperti rasanya menyenangkan yang tidak deskriptif sama sekali. Lebih spesifiknya, contoh-contoh pasti yang menyampaikan perasaan akan sesuatu kepada pembaca. Jika kamu mendeskripsikan perasaan seorang karakter terhadap sebuah benda, ini akan memberikan pembaca gambaran seperti apa benda tersebut
  6. Deskripsikan suara subjekmu. Apa yang bisa kamu dengar? Apakah ada keheningan yang memekakkan telinga? Jika ada suara mendengung, hindari mengatakan Tiba-tiba, aku mendengar suara mendengung, tetapi katakan Aku tersentak saat mendengar suara mendengung yang tidak bisa kujelaskan, sangat keras sampai aku menutupi wajah dan telingaku dengan tangan. Kupikir itu adalah alarm kebakaran… dan pembaca akan mampu menghubungkan suara tersebut dengan deskripsi alarm kebakaran, seperti kebanyakan orang kaget mendengar suara alarm kebakaran.
  7. Tulislah deskripsi yang unik. Saat kamu mendeskripsikan sesuatu, berikan gambaran, perasaan, bau, atau penglihatan yang tidak akan disangka oleh pembacamu. Jika kamu mendeskripsikan seorang pengacara misalnya, jangan hanya mengatakan hal-hal yang mudah ditebak tentangnya, seperti bahwa dia menggunakan jas dan banyak bekerja; tetapi beritahu tentang rasa cinta rahasianya pada iguana peliharaannya.
  8. Gunakan beberapa kalimat kiasan. Menggunakan teknik menulis lain yang efektif untuk mengakhiri paragrafmu, akan membuatnya terlihat lebih menarik dan menggugah. Jika kamu memasukkan semua elemen ini di dalam paragrafmu, pembacamu akan dapat benar-benar mengalami dan menghargai tulisanmu. Kamu bisa mendeskripsikan seseorang, tempat, atau benda menggunakan bahasa literatur dan percakapan, dengan menggunakan metafor atau simile untuk memberikan rasa yang nyata tentang benda yang dideskripsikan.
  9. Selesaikan paragrafmu. Meskipun kamu tidak membutuhkan kalimat kesimpulan yang baik untuk paragraf kreatif ini (kecuali ini adalah tugas sekolah), kamu perlu mengakhiri paragrafmu dengan suatu cara, yang membuat para pembacamu mengingat hal yang sudah kamu deskripsikan dan untuk meninggalkan gambaran terakhir tentang karakter, tempat, atau benda tersebut dalam pikiran mereka.

source: http://id.wikihow.com/Menulis-Paragraf-Deskriptif

Advertisements

PARAGRAF DESKRIPSI

DAEBAK FAN CAFE

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRWfWFrUtveO2iHeVG6rl95JYWeCGEw6P4Zz6BqbFQm2JRXmh4qCQ

Senin pukul 17.00 , setelah selesai melaksanakan jadwal kuliah di hari itu, saya merasakan adanya keinginan untuk makan masakan korea. Dan saya ingat ada cafe masakan korea yang terletak di jalan margonda, yaitu daebak fan cafe. Dan sore itu juga saya menuju ke cafe tersebut.

Sesampainya disana, pelayan menyambut saya dengan bahasa korea “Annyeong Haseyo” yang artinya “halo” . Para Pelayan menyuruh saya untuk naik kelantai atas. Setelah naik ke lantai 2 saya melihat banyak poster ditampilkan di dinding cafe. Banyak pula note – note yang di tulis para pengunjung di dinding cafe yang bertuliskan pesan – pesan yang di peruntukkan para idola mereka.

Saya duduk disamping jendela lantai 2 cafe tersebut. Setelah saya menunggu beberapa menit, pelayan cafe mengantarkan daftar menu ke meja saya. Saya membuka menu tersebut dan melihat banyak makanan korea yang di sajikan oleh cafe tersebut. Diantaranya ddeokbokki, rabokki, sundubu, Ramyeon, dan masih banyak lainnya. Untuk minuman, daebak cafe menyajikan fandom punch. Fandom punch adalah minuman yang dinamakan sesuai fan club idola – idola korea. seperti exotic aliens untuk para fans Band EXO, baby warrior untuk fans B.A.P dan punch lainnya.

Di cafe tersebut, terdapat satu televisi yang memutarkan video – video korea untuk para pengunjung. Di sana kita juga bisa meminta video yang kita inginkan untuk diputar. Mereka juga menyediakan ‘Post It’ beserta spidol untuk para pengunjung menuliskan pesan dan menempelkannya di dinding cafe.